Strategi-strategi Untuk Pasar Yang Sedang Menurun

Posted: Selasa, 07 Juni 2011 by wins in Label:
0

Sebagian bsar produk secara berangsur-angsur masuk ke tahap penurunan dalam daur hidup mereka. Ketika penjualan menurun, kelebihan kapasitas sekali lagi tumbuh. Namun tidak semua pasar turun dalam cara yang sama atau pada kecepatan yang sama, begitu pula pada perusahaan bahwa tidak semua perusahaan memiliki kekuatan dan kelemahan yang kompetitif yang sama pada pasar itu.  Oleh karena itu daya tarik relatif dari produk pasar yang sedang menurun dan posisi daya saing perusahaan didalam seharusnya menetapkan strategi yang tepat.

DAYA TARIK RELATIF DARI PASAR YANG SEDANG MENURUN
    Tiga himpunan faktor membantu menentukan daya tarik strategis dari produk pasar yang sedang menurun :
1.    Kondisi permintaan ( conditions of demands ) termasuk tingkat dan kepastian penurunan volume masa depan
2.    Hambatan keluar ( exit barriers ) atau kemudahan dengan apa pesaing-pesaing yang lebih lemah bisa keluar dari pasar
3.    Dan faktor- faktor yang mempengaruhi intensitas persaingan masa depan ( intensity of future competitive rivalry ) di pasar
Permintaan dalam produk pasar menurun karena sejumlah pasar menurun karena sejumlah alasan, pengembangan teknologi menghasilkan produk-produk substitusi (seperti kalkulaor yang digunakan untuk menghitung), seringkali dengan mutu yang lebih tinggi atau biaya yang lebih rendah. Pergeseran demografis mengarah ke menciutnya pasar sasaran (misalnya makanan bayi). Kebutuhan, selera, atau gaya hidup pelanggan berubah (menurunnya konsumsi daging sapi). Akhinya biaya input atau produk-produk komplementer tumbuh dan memperkecil permintaan (dampak dari meningkatnya harga bahan bakar pada penjualan kendaraan).
Penyebab penurunan permintaan bisa mempengaruhi tingkat penurunan dan segala perkiraannya. Penurunan dalam penjualan yang mengacu pada perubahan demografis cenderung bertahap, mskipun peralihan ke produk pengganti yang lebih unggul secara teknis bisa menjadi lebih cepat. Demikian pila, penurunan dalam permintaan ketika pelanggan beralih ke produk pengganti yang lebih baik adalah diperkirakan, sedangkan penurunan dalam penjualan karena perubahan dalam selera tidak.

STRATEGI-STRATEGI PEMASARAN UNTUK PESAING YANG TERSISA
    Kebijakan konvensional menyatakan bahwa unit bisnis yang tersisa dalam prouk pasar yang sdang menurun seharusnya menerapkan strategi pemupukan (harvesting strategy) yang bertujuan memaksimalkan arus kasnya dalam jangka pendek.
1.    STRATEGI PEMUPUKAN, strategi ini adalah menghasilkan uang kas dengan cepat dengan memaksimalkan arus kas dalam waktu yang relatif pendek. Ini biasanya mencakup pencegahan investasi tambahan dalam unit bisnis, mengurangi biaya operasi (termasuk pemasaran), dan menaikkan harga. Strategi pemupukan paling untuk perusahaan yang memiliki posisi persaingan yang relatif kuat di pasar pada tahap awal penurunan dan pelanggan yang ada terus membeli bahkan setelah dukungan pemasaran dikurangi.
2.    STRATEGI PEMELIHARAAN, dalam strategi ini perusahaan terus menerapkan strategi yang sama, yang telah menciptaka keberhasilan selam tahap kedewasaan pasar. Tpi pendekatan ini sering mengakibatkan turunnya marjin dan laba dalam jangka pendek.
3.    STRATEGI BERTAHAN YANG MENGUNTUNGKAN, menambah pangsa dari pasar yang menurun, memaksa pesaing lemah untuk keluar. Yang dilakukan pemasaran adalah mempertimbangkan untuk perluasan produk agar mempertahankan segmen permintaan. Kunci sukses strategi ini adalah mndorong para pesaing lain untuk meninggalkan pasar secepatnya
4.    STRATEGI CERUK, strategi ini bisa dimanfaatkan jika satu atau lebih segmen akan tetap menjadi kantung permintaan yang stabil atau menurun dengan lambat. Perusahaan yang menerapkan strategi ini harus mempunyai daya saing yang kuat dalam segmen pasar atau mampu membangun keunggulan kompetitif relatif yang mengessankan dengan cepat untuk mengalahkan para pesaing.

0 komentar: